
Ketua Yayasan Khodijah Center Madani Samiah mengatakan, ini kali keduanya PT Timah Tbk membantu pesantren mereka. Setelah sebelumnya mendukung pembangunan pesantren.
Ia mengatakan, pembangunan Masjid ini sudah dimulai sejak tahun 2024 silam, namun hingga kini belum selesai karena terkendala biaya. Mereka membangun Masjid tidak hanya untuk tempat beribadah, namun nantinya akan dioptimalkan untuk kegiatan pembelajaran para santri dan juga kegiatan keagamaan.
Saat ini kata Samia, ada 73 santri yang belajar di Pesantren dan pada sore hari ada 100 anak-anak yang belajar Quran.
“Santriwati ada 73 dan anak-anak yang TPQ ada sekitar 100 orang. Kami punya mini musala ini sudah tidak bisa lagi menampung lagi. Anak-anak belajar sampa ke teras. Setelah mendapatkan tanah wakaf di sebelah kami membangun Masjid yang saat ini belum selesai dibangun,” katanya.