
Dari operasi yustisi itu, ia mengaku hampir setengah dari para penambang di daerah resapan air tersebut belum menerima suntikan vaksin.
“Tadi kita kumpulkan semua tapi kebanyakan tidak bawa KTP jadi kita suruh telpon orang yang ada dirumahnya dan minta nomor KK nya saja, ternyata setengah dari penambang ini belum divaksin,” terangnya.
Haris juga mengatakan kebanyakan para penambang takut ketika timnya datang ke lokasi tersebut karena dikira akan melakukan razia tambang.
“Pas kami datang tadi, mereka (penambang-red) takut, dikiranya operasi (tambang-red),” pungkasnya.