
Seiring berjalannya waktu, tempatnya terus berkembang. Hingga kini berhasil menjelma sebagai lokasi agrowisata edukatif andalan di Kampung Parakanceuri. Kata “Manglid” sendiri berasal dari nama sejenis kayu. Kayu manglid terkenal memiliki kualitas baik dan kerap masyarakat manfaatkan sebagai bahan bangunan. Itulah alasan mengapa bangunan di sini didominasi material kayu manglid. Sehingga menghadirkan kesan alami, hangat, serta menyatu dengan lingkungan sekitar.
Konsep tradisional yang berpadu dengan sentuhan modern membuat suasana di Saung Manglid terasa nyaman dan estetik. Lingkungan hijau, udara segar khas pegunungan, serta panorama alam yang menenangkan menjadi daya tarik utama. Pengunjung dapat berjalan santai menyusuri area taman, menikmati pemandangan sawah dan kebun, hingga bersantai di saung-saung yang tersedia.
Sesuai dengan konsepnya sebagai agrowisata, Saung Manglid Purwakarta menawarkan beragam aktivitas edukatif. Pengunjung, terutama anak-anak, dapat belajar bercocok tanam, mengenal berbagai jenis tanaman, hingga memetik buah dan sayuran. Semuanya berlangsung di dari kebun lokal milik tim pengelola yang super luas.
Aktivitas ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan pengalaman belajar langsung di alam terbuka. Anak-anak bisa memahami proses pertanian dengan cara yang lebih interaktif daripada hanya melalui buku atau kelas di sekolah. Selain itu, tersedia pula taman bunga yang menawan untuk pengunjung nikmati bersama keluarga.
Di samping menawarkan wisata alam dan edukasi, Saung Manglid juga memiliki resto atau cafe unik. Menu yang tersedia cukup beragam. Mulai dari hidangan khas Sunda hingga aneka jajanan tradisional yang menggugah selera. Tentunya harga semua menu makanan maupun minuman sangat ramah di kantong.