Peserta Sunat Massal: Takut tapi Senang

    Putranya, Angger Bagus Panuntun (8), siswa kelas 1 SDN 6 Mentok, juga merasa senang meski harus menahan sedikit rasa sakit.

    “Sakit tadi, Om. Tapi senang, karena dikasih hadiah dan uang,” ucapnya polos sambil tersenyum.

    Ungkapan syukur juga datang dari Sari, warga Kelurahan Tanjung. Ia menyebut program ini sangat berarti bagi keluarganya.

    “Terima kasih PT Timah sudah mengadakan khitanan massal. Ini sangat membantu kami, apalagi suami saya hanya buruh harian. Anak saya juga senang karena mendapat hadiah setelah sunat,” ujarnya.

    Hal senada disampaikan Santi, orang tua Alfino (7), warga Kampung Kranggan Atas.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook