
Pernyataan tersebut membuka peluang perubahan penting bagi Persik, terutama terkait pemanfaatan infrastruktur olahraga milik daerah untuk mendukung kebutuhan klub dalam mengarungi kompetisi sepak bola nasional.
Manajemen Persik pun mulai menyiapkan komunikasi dan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kediri terkait kemungkinan penggunaan stadion tersebut sebagai markas tim.
Pembahasan mengenai rencana itu juga mengemuka dalam pertemuan Direktur Bisnis Persik Kediri, Arthur Daniel Irawan, dengan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito, di Jakarta.
Mas Dhito membenarkan adanya pembicaraan mengenai masa depan kandang Persik Kediri. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komunikasi antara pihak klub dan pemerintah daerah terkait rencana yang sebelumnya juga pernah dibahas.