
Trend nikah muda tentunya memiliki banyak sekali dampak, salah satunya ialah angka perceraian yang cukup tinggi. Pernikahan di usia muda seringkali berisiko tinggi karena belum adanya pengalaman hidup yang cukup bagi pasangan yang akan melakukan nikah muda, dan belum mapan secara finansial serta belum sepenuhnya memahami komitmen yang diperlukan dalam pernikahan. Hal ini tentunya dapat menyebabkan konflik yang serius antara pasangan sehingga dapat mengarah ke perceraian.
Selain itu, tekanan dari lingkungan sosial dan ekspetasi yang tinggi terhadap pernikahan di usia muda juga dapat mempengaruhi kestabilan dalam hubungan. Pasangan suami istri muda seringkali sulit untuk menghadapi tekanan untuk mencapai kesuksesan dalam berkarir, membangun rumah tangga, dan memenuhi harapan orang lain yang diman semua hal tersebut dapat menambah beban dalam hubungan suami istri tersebut.