
INTRIK.ID, JAKARTA — Persoalan lingkungan di Bangka Belitung, mulai dari pemulihan lahan pascatambang hingga pengelolaan sampah, membutuhkan solusi yang terukur dan berkelanjutan. Isu tersebut menjadi salah satu perhatian Arinda Unigraha, pemuda asal Bangka Belitung yang mengikuti Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2026 di Jakarta.
Arinda merupakan mahasiswa Magister Manajemen Lingkungan Universitas Pakuan Bogor sekaligus Ketua Umum Komunitas Pemuda Peduli Lingkungan Hidup BECAK BABEL. Ia mengikuti forum yang berlangsung pada 6–7 Oktober 2026 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.
ISF 2026 mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, akademisi, investor, organisasi masyarakat, hingga perwakilan lembaga internasional. Sejumlah isu yang dibahas meliputi ketahanan energi, keamanan air, industri rendah karbon, perlindungan alam, pengelolaan sampah, dan pembiayaan pembangunan berkelanjutan.