
“Kita masih menunggu kebijakan jelas. Ditambah kita harus menggunakan APBD untuk PPPK paruh waktu. Mudah-mudahan bukan cuma guru gak dipotong TPP tapi seluruh ASN kita, ” ungkapnya.
Orang nomor dua di Bangka Tengah itu juga menyebutkan, pemerintah akan sekuat tenaga memperbaiki ekonomi di Bangka Tengah dan memikirkan kesejahteraan masyarakat termasuk pegawai, guru dan juga seluruh elemen di Bangka Tengah.