
Ia menambahkan sistem Pilkades ini sama seperti sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dimana panitia bisa mendatangi pemilik hak suara yang kesulitan.
“Kita sebar undangan pemilihan, kita datangi yang tidak bisa datang ke TPS untuk memilih sepertinya yang sudah tua renta atau sakit. Kita juga siapkan waktu untuk pemilih yang tidak punya undangan tapi punya KTP domisili desa tersebut,” tambahnya.
Padlillah juga mengatakan, jika ada TPS yang jumlah pemilihnya lebih dari 95 persen maka akan mendapat hadiah.
“Kalau nanti perkecamatan ada TPS yang partisipasi pemilihnya lebih dari 95 persen, kita kasih hadiah. Data yang ada partisipasi setiap TPS masih 85 persen,” tutupnya.(Erwin)