
Ia menegaskan, pihaknya hanya sebagai fasilitator pendaftaran dan pihak BLK yang nanti menjadi penentu siapa yang akan ikut pelatihan tersebut.
“Kami DPMPTK hanya fasilitator. Tapi melihat dari pelatihan sebelumnya, Bangka Tengah cukup mendominasi dengan jumlah kuota yang didapat sebanyak 35 orang. Artinya masyarakat Bangka Tengah masih berpeluang besar untuk lolos pelatihan ini,” tegas Sisyilia.
Ia berpesan agar seluruh masyarakat Bangka Tengah termotivasi dan terdorong untuk ikut pelatihan ini terutama muda mudi untuk aktif dalam mengasah keterampilan.