Panggung 15 Meter, Bahrul Ulum Siap Gelar PG 618 Selama Dua Malam

    INTRIK.ID, BANGKA — Ribuan orang diperkirakan memadati Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat saat Panggung Gembira (PG) 618 digelar pada 9–10 Oktober 2026. Persiapan pagelaran seni ini dikebut, dengan panggung setinggi 15 meter dan lebar 24 meter menjadi pusat perhatian.

    Kegiatan yang diselenggarakan Organisasi Santri Islamic Centre (OSIC) Sungailiat tersebut dirancang sebagai pagelaran seni berskala besar di Kabupaten Bangka. Panitia telah mengundang wali santri, alumni, perwakilan pondok pesantren, tokoh masyarakat hingga pejabat daerah, termasuk Bupati Bangka Ferry Insani.

    “Ribuan undangan insyaallah akan hadir ke sini. Wali santri, alumni, pondok-pondok pesantren, tokoh masyarakat sampai pejabat kita undang semua. Surat resminya sudah disampaikan. Mudah-mudahan Bupati bisa hadir,” kata Koordinator acara, Ustadz Ridho Nursaputra, Kamis malam (8/10).

    Besarnya panggung menjadi salah satu pembeda PG tahun ini. Struktur tiga lantai itu mencapai tinggi 15 meter, lebih tinggi dibandingkan panggung tahun-tahun sebelumnya yang maksimal sekitar 12 meter.

    Pada Kamis malam, para santri putra masih terlihat memasang latar belakang berwarna hijau dan putih di bagian atas panggung. Setelah tahap tersebut rampung, panitia melanjutkan pemasangan sistem suara dan videotron.

    Ridho mengatakan, persiapan panggung telah berlangsung sekitar satu pekan. Para santri bekerja sejak pagi hingga larut malam untuk memastikan seluruh kebutuhan acara siap sebelum pagelaran dimulai.

    “Penyiapan panggung ini sudah dimulai sekira satu pekan lalu. Santri putra berjibaku dengan waktu, bekerja dari pagi hingga larut malam. Semangat mereka patut diapresiasi,” ujarnya.

    Kepala Pengasuhan Putra Ponpes Bahrul Ulum Islamic Centre, Ustadz Fauzan Aziz, menjelaskan bahwa PG tahun ini dirancang lebih megah dan modern. Ketua Yayasan Bahrul Ulum, Drs. H. Syaiful Zohri, juga berharap kegiatan tersebut menjadi sarana syiar untuk memperkenalkan keberadaan Islamic Centre kepada masyarakat.

    PG 618 akan berlangsung selama dua malam. Pada Jumat (9/10), panggung diisi 11 penampilan santri putri. Sementara itu, Sabtu (10/10) menjadi giliran santri putra dengan 10 penampilan.

    Berbagai pertunjukan telah disiapkan, mulai dari hadroh, tilawah, lagu rakyat, drama, silat dan akrobatik hingga penampilan IC Boys. Santri putri akan menampilkan hadroh, sholawat, tilawah, puisi, seni bela diri serta peragaan busana.

    Seluruh penampilan dibawakan langsung oleh para santri. Panitia berharap persiapan yang telah dilakukan dapat menghasilkan pertunjukan maksimal sekaligus memberi ruang bagi santri untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan seni mereka.

    “Semua acara sudah siap. Kami terus memantau setiap sesi latihan agar penampilan nanti maksimal,” pungkas Ridho.(*)

      Ikuti kami di Facebook