
“Kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya membantu nelayan mengembangkan keahlian dalam optimalisasi hulu hilir pengelolaan cumi Bangka melalui pelatihan pembuatan atraktor cumi-cumi, baterai air laut, dan pengembangan kelembagaan nelayan yang aktif dan mandiri di Kabupaten Bangka Tengah. Selain itu, nanti di bulan September juga ada pendampingan UMKM dan koperasi digital,” jelasnya kepada intrik.id, Kamis (5/9/2024).
Menurut Algafry, sektor perikanan tangkap di wilayah Bangka Tengah memiliki banyak potensi yang bisa dikelola melalui penerapan inovasi dan teknologi yang tepat guna mulai hulu sampai dengan hilir.