
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rahman Junika, membenarkan laporan tersebut. Basarnas menerima informasi dari keluarga korban sekitar pukul 00.50 WIB.
“Kami menerima laporan awal pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.50 WIB dari keluarga korban. Menindaklanjuti informasi tersebut, kami langsung merespons cepat (quick action) dengan memberangkatkan tim rescue dari Unit Siaga SAR Mentok menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian,” ujar Mikel.
Tim SAR gabungan kemudian bergerak menuju titik perkiraan lokasi terakhir korban atau Last Known Position (LKP).
Pada pencarian hari pertama, tim mengerahkan satu unit rubber boat Basarnas untuk menyisir wilayah perairan.
Area pencarian mencapai 15 mil laut persegi dengan menggunakan metode parallel search pattern. Pencarian difokuskan pada pemantauan visual di permukaan air.