Molen Pamitan ke Siswa SLB Negeri Pangkalpinang

    Foto: Aksi siswa SLB melakukan tari sambut saat kehadiran Molen. (Ist)

    “Buat apa mikir yang ribet-ribet, iri dan dengki. Lihat kondisi ini harusnya kita bersyukur, yuk mari yang memiliki badan sehat, ada kesempatan, rejeki dan ekuatan, kita bantu apa yang bisa dibantu untuk mereka. Bikin perhatian ke mereka, bukan dikasihani seperti tadi yang disampaikan kepada sekolahnya,” ucap Molen.

    Dia mengatakan, sejak tahun 2015, SLB Negeri ini menjadi kewenangan oleh pemerintah provinsi yang dulunya dinaungi oleh pemerintah kota. Namun kedatangannya ke sini agar silaturahmi dapat berlanjut dan membantu apa yang bisa dibantu oleh Pemkot Pangkalpinang.

    “Saya juga mohon izin dan pamit, 15 November bulan depan sudah menjadi warga biasa. Mudah-mudahan kita bisa bertemu lagi dan lanjut silaturahmi,” kata Molen.

    Kepala SLB Negeri Pangkalpinang, Sahara mengatakan, SLB ini berdiri pada tahun 1983. Ada tiga jenjang Pendidikan yaitu SDLB, SMPLB, dan SMALB. Tahun ajaran 2023/2024, lanjut Sahara, SLB menampung 331 siswa dengan lima jenis ketunaan meliputi, tuna netra, tuna rungu, tuna grahita, tuna daksa dan autis.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook