
“Masyarakat yang menuntut plasma ini nantinya muara di DPRD, infonya Perusahaan sudah bersurat untuk audiensi. Ada lagi pihak bersurat juga ke DPRD agar tidak menerima audiensi dengan perusahaan dimaksud .Kita dari DPRD Bangka dalam waktu dekat akan bentuk pansus tata kelola Perkebunan dan pabrik pengelolaan sawit,” ungkapnya.
Menyambung pernyataan Mendra Kurniawan, salah satu anggota FPMB Rudiansyah menyebutkan pola terjadi saat ini sangat mengusik ketenangan daerah.
“Forum ini untuk menyatukan persepsi masalah daerah supaya kondusif. Pola terjadi saat ini sangat mengusik kita sebagai warga Kabupaten Bangka. Contoh masalah penyekap warga beberapa waktu lalu, bukan pihak tertentu seolah – olah sebagai penyelamat, nah apa Kabarnya perkara tersebut. Apabila semua pihak bersatu kita sangat kuat,” tutupnya.