
Ia mengatakan kontainer yang ada di Kecamatan Koba sebanyak 15, Pangakalan Baru 2, Namang 2, Lubuk Besar 0, Sungai Selan 0, Simpang Katis 0. Dari data tersebut, hanya kecamatan Koba saja yang sudah memenuhi TPS di Bangka Tengah karena memiliki TPA.
Rusdi menambahkan dengan tidak adanya fasilitas TPS di setiap desa sehingga membuat masyarakat buang sampah sembarang.
“Di kecamatan Koba mungkin aman, tapi kalau di desa-desa atau kecamatan lain itu bermasalah. Sampah-sampah yang dikumpulkan biasa dibuang di perkebunan warga atau lubang bekas tambang. Hal ini yang membuat pengelolaan sampah kurang baik di Bangka Tengah,” pungkasnya.