
“UTD RS kami masih sangat kurang tenaga perawat. Hal. Ini yang membuat UTD RS masih kurang optimal. Kita sudah membuka lowongan untuk UTD RS tapi tidak satupun yang mendaftar. Hal ini dikarenakan UTD RS benar-benar spesifik di transfusi darah untuk perawatnya. Kita memang kurang SDM di bagian ini,” ungkapnya, Kamis (12/5/2022).
Ia juga mengeluhkan masih kurangnya alat transfusi darah untuk pengambilan trombosit darah karena setiap yang butuh darah bukan hanya butuh darah biasa saja.
“Kita masih kurang alat pengambilan trambosit darah. Kita harus akui untuk fasiltas UTD RS masih kurang. Tapi kita selalu tingkatkan,” tegasnya.