
“Koperasi itu harus produktif. Bisa membiayai diri dan anggotanya serta harus mampu memberi manfaat di daerah koperasi tersebut yang artinya koperasi harus produktif,” tegas Useng.
Ia menjelaskan jika para pelaku koperasi perikanan mampu untuk berproduksi dalam bidang budidaya, maka bisa mensejahterakan anggotanya.
“Pasar ikan air tawar tinggi, bayangkan dari budidaya ikan patin saja dalam satu kolam dengan modal 40jt bisa balik modal hingga 100jt. Kalo semua anggota bisa berbudidaya, bayangkan bagaimana sejahteranya anggota koperasi dan koperasi itu sendiri,” jelasnya.
Useng berharap dengan materi yang disampaikan dapat memotivasi seluruh koperasi perikanan serta menjadi inspirasi untuk seluruh koperasi perikanan dalam hal budidaya ikan dalam produksi.