Malaysia Incar Pelatih Jepang, Misi Piala Dunia 2030 Jadi Taruhan

    Caption: Hajime Moriyasu. (Ist)

    Meski demikian, belum ada dasar untuk menyimpulkan bahwa Moriyasu akan menerima tawaran Malaysia. Statusnya sebagai kandidat yang dikabarkan masuk radar juga tidak berarti dirinya telah menyatakan bersedia menangani Harimau Malaya.

    Berdasarkan pengumuman sebelumnya dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Moriyasu dijadwalkan tetap menangani Jepang hingga Piala Asia 2027. Setelah turnamen tersebut, Go Oiwa telah diumumkan sebagai penerusnya di Timnas Jepang.

    Pergantian itu membuka ruang bagi Moriyasu untuk mempertimbangkan langkah karier berikutnya, tetapi belum menjadi bukti bahwa ia akan berlabuh di Malaysia.

    FAM belum menutup peluang pelatih lokal

    Presiden FAM, Ab Ghani Hassan, sebelumnya menyatakan belum ada langkah konkret terkait penunjukan pelatih baru. Keputusan akhir juga tidak akan ditentukan oleh presiden seorang diri, melainkan melalui pembahasan di tingkat komite eksekutif.

    FAM disebut masih membuka dua kemungkinan, yakni merekrut pelatih asing atau mempertahankan pelatih lokal apabila dinilai mampu memenuhi target yang ditetapkan.

    Saat ini, Timnas Malaysia ditangani Tan Cheng Hoe sebagai pelatih interim. Ia membawa Harimau Malaya finis di posisi ketiga Piala ASEAN FIFA 2026 tanpa menelan kekalahan sepanjang turnamen.

    Malaysia mencatat kemenangan atas Bangladesh dan Singapura, bermain imbang melawan Indonesia, kemudian mengalahkan Vietnam dalam pertandingan perebutan tempat ketiga.

    Hasil tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pembicaraan mengenai masa depan kursi kepelatihan. Namun, belum ada kepastian apakah Cheng Hoe akan dipertahankan atau digantikan pelatih asing.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook