
“Mutasi ini bukan semata-mata kewenangan bupati tapi semua yang tentunya OPD-OPD terkait. Ini untuk meningkatkan kinerja agar jangan sampai stagnan, harus cepat apa lagi kondisi covid seperti sekarang,” tegas Mulkan.
Ia menambahkan setiap pegawai harus memiliki kecepatan dalam bekerja terlebih lagi dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Kita tidak boleh melow, masyarakat juga menuntut agar lebih baik dan prima dalam pelayanan,” tambahnya.
Mulkan mengakui bahwa ada pegawai yang tidak puas atas mutasi yang dilakukan olehnya tersebut. Namun ia tetap harus melakukan rotasi agar bisa menjadi pelajaran untuk lebih baik lagi.