
INTRIK.ID, BANGKA — Kutu kepala atau pedikulosis kapitis menjadi objek penelitian mahasiswa Kedokteran Universitas Bangka Belitung (UBB) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Centre, Kabupaten Bangka. Penelitian ini secara khusus menelusuri kaitan kebersihan diri dan karakteristik rambut dengan kejadian infestasi kutu kepala pada santriwati.
Penelitian tersebut mengangkat judul “Hubungan Kebersihan Diri dan Karakteristik Rambut dengan Kejadian Pedikulosis Kapitis pada Santriwati Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Centre Kabupaten Bangka Tahun 2026.”
Kajian ini menjadi bagian dari penyelesaian tugas akhir pendidikan Program Studi Kedokteran UBB.

Zafirah Rania Widoro, mahasiswa sekaligus peneliti, mengatakan topik tersebut dipilih karena persoalan pedikulosis kapitis dapat muncul dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren, namun kaitannya dengan kebersihan diri dan karakteristik rambut belum banyak dikaji secara mendalam.
“Kami melihat masalah ini sangat nyata dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren, namun belum banyak yang mengkaji secara mendalam bagaimana kaitannya dengan cara menjaga kebersihan maupun jenis rambut masing-masing,” ujar Zafirah.
Ia berharap hasil penelitian tidak berhenti sebagai data akademik, tetapi dapat menjadi dasar pencegahan yang nyata bagi penghuni pesantren.
Penelitian ini didampingi dr. Sanely Risti, M.Biomed. Para santriwati yang menjadi responden telah mendapat penjelasan mengenai tujuan, prosedur, manfaat serta hak mereka dalam penelitian.
Keikutsertaan dilakukan secara sukarela dengan tetap menjaga kerahasiaan responden dan mengikuti prinsip etika penelitian.
Kepala Madrasah Bahrul Ulum Islamic Centre, Ustadz Ali Mafrohim, menyambut baik penelitian tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi sekaligus memberikan pengetahuan kesehatan kepada warga pesantren.
“Kami berharap temuan dari penelitian ini dapat menjadi panduan praktis, sehingga kebersihan dan kesehatan para santriwati senantiasa terjaga dengan cara yang tepat,” tutur Ali.
Penelitian tersebut sekaligus menjadi bentuk penerapan ilmu kedokteran di tengah masyarakat. Hasil kajian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai faktor kebersihan diri dan karakteristik rambut yang berkaitan dengan pedikulosis kapitis di lingkungan pesantren.
Kolaborasi UBB dan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Centre diharapkan dapat terus berlanjut melalui kegiatan penelitian maupun edukasi kesehatan bagi masyarakat.(*)