
Keikutsertaan dilakukan secara sukarela dengan tetap menjaga kerahasiaan responden dan mengikuti prinsip etika penelitian.
Kepala Madrasah Bahrul Ulum Islamic Centre, Ustadz Ali Mafrohim, menyambut baik penelitian tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi sekaligus memberikan pengetahuan kesehatan kepada warga pesantren.
“Kami berharap temuan dari penelitian ini dapat menjadi panduan praktis, sehingga kebersihan dan kesehatan para santriwati senantiasa terjaga dengan cara yang tepat,” tutur Ali.
Penelitian tersebut sekaligus menjadi bentuk penerapan ilmu kedokteran di tengah masyarakat. Hasil kajian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai faktor kebersihan diri dan karakteristik rambut yang berkaitan dengan pedikulosis kapitis di lingkungan pesantren.