
“Kalau melihat data dari Kementrian Desa dan PDT menunjukan hingga tahun 2024, lebih dari 77 persen Desa dan Kelurahan di Indonesia belum memiliki koperasi aktif, sedangkan di Bangka Tengah dari total 56 Desa dan 7 Kelurahan sebagian besar belum punya koperasi,” ujarnya.
“Total ada 159 koperasi di Bangka Tengah, namun 102 koperasi tidak aktif, jadi mohon segera bentuk koperasinya, jangan tidak mau,” sambungnya.
Ia juga menyampaikan, Kepala Desa dan Lurah untuk berkoordinasi aktif dengan camat dan DisperindagkopUKM Bangka Tengah serta perangkat daerah dan Desa/Kelurahan dalam penyusunan anggaran dan lainnya.