
“Bantuan ini akan kita serahkan ke enam kabupaten yang menjadi fokus karena angka stunting dan jumlah penduduk miskin di sana cukup tinggi,” kata Fajar.
Fajar mengapresiasi dukungan PT Timah Tbk dalam mendukung penurunan angka stunting di daerah. Menurutnya, meski prevalensi stunting di Babel mengalami penurunan. Kendati demikian masih ukungan dari berbagai pihak masih sangat dibutuhkan.
“Kami berharap perusahaan lain juga ikut berkontribusi melalui program CSR atau TJSL, misalnya membantu pembangunan jamban bagi masyarakat tidak mampu agar upaya pencegahan stunting lebih optimal,” ujarnya.
Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi siahaan mengatakan bahwa keterlibatan perusahaan dalam program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial untuk membangun sumber daya manusia yang unggul dan sehat.