
“Katanya (penjaga mess-red) pertemuannya minta pindah ke kota, tapi setelah kita kesana tidak ada juga. Lalu minta ketemuan lagi di tol Kopo, itupun kami masih menunggu,” pungkas Politisi partai PDIP itu.
“Kami merasa kedatangan kami ini seolah-olah tidak dihargai, apalagi saya sebagai ketua DPRD Bangka,” tambah Iskandar.
Oleh karena itu, ia akan membawa persoalan tersebut dalam rapat Badan Musyawarah atau Banmus DPRD Bangka dalam waktu dekat.