Scroll untuk baca artikel
Bangka Tengah

Kejari Bateng Gelar Sosialisasi Pengamanan Pembangunan, Algafry: Terimakasih

251
×

Kejari Bateng Gelar Sosialisasi Pengamanan Pembangunan, Algafry: Terimakasih

Sebarkan artikel ini
IMG 20231219 WA0005

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bersama Kejaksaan Negeri Kabupaten Bangka Tengah (Kejari Bateng) menggelar sosialiasi pengamanan pembangunan strategis, peran dan fungsi kejaksaan negeri bangka tengah serta pendampingan hukum untuk proyek dan pembangunan yang ada di Bangka Tengah.

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan terimakasih kepada Kepala Kejari Bangka Tengah yang sudah mau melakukan sosialiasi dan pendampingan hukum bisa mensosialisasikan pentingnya hukum dan juga peraturan yang seharusnya diterapkan.

“Dengan adanya tenan-teman kejari Bangka Tengah ini sangat penting karena kita ini manusia yang pasti punya khilaf dan tidak sempurna,” ucapnya.

Algafry juga menyebutkan, kejaksaan tidak hanya berbicara tentang pengadilan namun juga tindakan pencegahan diluar pengadilan yang termasuk pengarahan agar tidak terjadi penyimpangan termasuk pengamanan aset yang bisa dibantu.

“Jaksa ini bukan hanya bicara di pengadilan saja, tapi juga berbicara diluar itu. Kejaksaan negeri Bangka Tengah tentu sudah banyak melakukan pendampingan luar biasa dan mengucapkan sekali lagi terima kasih kepada pak Husaini dan jajaran atas arahannya dan sosialisasinya, ” tandasnya.

Algafry berharap acara bisa berjalan lancar dan semua OPD bisa memahami dengan baik apa yang disampaikan kejaksaan negeri Bangka Tengah.

“Ikuti sosiliasi dengan baik karena apa yang disampaikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah sangat penting untuk kita semua, ” tutupnya.

Ditempat yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah Muhammad Husaini mengatakan, jangan pernah takut kepada kejaksaan karena Jaksa tidak melulu menjadi penuntut.

“Selama ini semua dibebankan kepada pemerintah sehingga merasa takut diperiksa saja. Padahal kami kejaksaan bisa diajak diskusi agar tidak ada koridor yang tidak sesua peraturan yang seharusnya, ” ucapnya.

Husaini menjelaskan, proyek strategis dibagi jadi 3 yakni tingkat nasional, provinsi dan kabupaten yang mana setiap proyek strategis di tindak langsung sesuai tingkatan.

“Kalau nasional dia langsung kejagung, kalau provinsi ada kejati dan kabupaten kejari. Namun semua kasus tersebut kami ditingkat manapun melakukan pendampingan. Contoh ada proyek nasional di Lubuk, kalau ada masalah itu kejagung yang turun, kejati dan kejari hanya menemani, ” jelas Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah itu.

Husaini berhadapan, kedepannya bisa menjalin kerja sama dan sinergi yang baik antar semua forkopimda di Bangka Tengah.

Home
Hot
Redaksi
Cari
Ke Atas