Kapal Mati Mesin dan Hanyut, Nelayan Hilang Kontak di Bangka Barat Ditemukan Selamat

    INTRIK.ID, BANGKA BARAT – Sempat hilang kontak di Perairan Siangau, Bangka Barat, nelayan bernama Kepri Sandi (35) akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, Selasa (6/10/2026) sore.

    Kepri ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB dalam posisi masih berada di atas kapal fiber Arjuna-Amora yang digunakannya melaut.

    Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, mengatakan korban ditemukan sekitar empat mil laut dari lokasi perkiraan awal hilang kontak.

    “Korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada pukul 15.30 WIB pada koordinat 1°32’51.3″S 105°31’25.4″E, atau berjarak sekitar 4 mil laut arah 250 derajat dari lokasi perkiraan awal (Last Known Position),” ujar Mikel.

    Berdasarkan keterangan korban, kapal yang ditumpanginya mengalami mati mesin sehingga tidak dapat dikendalikan dan hanyut terbawa arus menuju Perairan Jebu Laut.

    Kondisi tersebut membuat Tim SAR Gabungan harus memperluas area pencarian. Dua armada dikerahkan dengan menyisir wilayah berbeda, yakni rubber boat Basarnas dan kapal nelayan milik keluarga korban.

    Strategi penyisiran itu akhirnya membuahkan hasil. Korban pertama kali ditemukan oleh tim dari kapal keluarga yang sedang menyisir salah satu area pencarian yang telah ditentukan.

    “Korban pertama kali ditemukan di atas kapalnya oleh tim dari kapal keluarga yang menyisir salah satu Search Area yang sudah kita tentukan. Setelah menemukan korban, pihak keluarga segera menginformasikan keberadaan korban kepada tim Basarnas yang juga sedang melakukan penyisiran menggunakan rubber boat di area terdekat,” jelas Mikel.

    Setelah keberadaan korban diketahui, Tim SAR Gabungan langsung melakukan pengawalan dan evakuasi menuju daratan.

    Sekitar pukul 15.48 WIB, tim tiba di Posko Muara Bukit Pala. Kepri kemudian diserahkan langsung kepada pihak keluarga dalam kondisi selamat.

    Mikel mengapresiasi seluruh unsur SAR yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi, mulai dari Rescuer Unit Siaga SAR Mentok, TNI AL, Ditpolairud, Satpolairud Polres Bangka Barat, BPBD Bangka Barat, hingga keluarga korban dan masyarakat setempat.

    Dengan ditemukannya Kepri dalam kondisi selamat dan telah diserahkan kepada keluarga, operasi pencarian resmi dihentikan.

    “Pada pukul 16.00 WIB Operasi SAR secara resmi ditutup dan diucapkan terima kasih kepada segenap Unsur SAR Gabungan yang terlibat,” pungkas Mikel.

      Ikuti kami di Facebook