
Ia menjelaskan, kejadian penemuan kapal pecah tersebut diketahui pukul 06.03 WIB oleh nelayan sekitar saat sedang mencari ikan.
Saat berada di tengah laut, terlihat ada perahu nelayan yang sudah dalam keadaan tenggelam dan hanya terlihat tutup bagian atas kepal saja.
“Nelayan sini melihat kapal karam itu lalu disamperin dan ternyata ada 2 orang yang sedang mengapung. Namun 1 orangnya tidak tau dimana,” jelasnya.
Para nelayan pun langsung sigap melaporkan ke pihak Basaranas, BPBD Bangka Tengah, Polairud dan tim relawan untuk membantu mencari korban hilang.