
Proses evakuasi berlangsung cukup menantang akibat kondisi gelombang laut yang besar. Namun, tim berhasil menaikkan korban ke atas perahu karet (LCR) Basarnas untuk dibawa ke daratan. Jenazah kemudian langsung dievakuasi menuju rumah duka di Kelurahan Keramat, Pangkalpinang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika mengatakan korban sebelumnya dikabarkan terseret ombak saat berenang bersama tiga rekannya pada Selasa (13/1/2026).
Keempatnya sempat hampir tenggelam namun dia berhasil menyelamatkan diri, satu diselamatkan tim SAR. Namun Aditya hilang terseret ombak.