
Selain itu, ia juga mengatakan perlu mengundang Perhubungan Laut, Pelindo, dan ASDP terkait insfrastruktur pelabuhan sebagai tindak lanjut kunjungan presiden dan sekaligus melanjutkan diskusi yang sebelumnya telah dilakukan di Bappeda, agar rencana tersebut dapat segera dilaksanakan.
Kemudian terkait kunjungan Presiden, agar pernyataan presiden selama kunjungan ke Bangka Belitung dapat segera dieksekusi, Pj Gubernur mengatakan akan membuat surat kepada Presiden, selain berterima kasih, juga membuat catatan. Dengan harapan, Presiden melalui Sekretaris Kabinet (Seskab) yang kemarin mendampingi, dapat meneruskan arahan-arahan itu ke menteri-menteri terkait.
Hal itu dapat dilihat ketika Kemenhub sudah mengirimkan timnya dan Pelindo ke Sadai. Pada saat di Toboali, Presiden juga sudah memerintahkan agar Bupati Bangka Selatan koordinasi dengan Kementerian PUPR untuk membangun pasar di Toboali.
“Ini adalah hal yang bagus,” ujarnya.
Beberapa catatan dari perjalanan Presiden ke Bangka Belitung, yang pertama menurut dia adalah, harus mengantisipasi jika eksport timah balok dihentikan. Untuk itu, dirinya menginstruksikan Kepala Dinas ESDM Amir Syahbana, untuk mengajak PT Timah dan smelter-smelter swasta untuk berdiskusi.