
Delapan negara bertanding di kompetisi utama FIFA ASEAN Cup, sedangkan enam negara lainnya tampil di FIFA ASEAN Challenge Cup.
Untuk FIFA ASEAN Cup, delapan tim dibagi ke dalam dua grup. Setiap tim bertanding satu kali melawan lawan di grupnya. Juara grup kemudian melaju ke final untuk memperebutkan trofi.
Indonesia berada di Grup A bersama Malaysia, Singapura dan Bangladesh.
Sementara Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand dan Filipina.
Format tersebut berbeda dengan ASEAN Championship 2026 milik AFF. Kompetisi AFF menggunakan 10 negara pada fase grup, yang terbagi dalam dua grup. Dua tim teratas dari masing-masing grup kemudian melaju ke semifinal dengan sistem dua leg, sebelum final juga dimainkan dalam dua leg.
Indonesia memastikan diri sebagai juara perdana FIFA ASEAN Cup setelah melewati final dramatis melawan Thailand.
Indonesia sempat unggul melalui Dean James pada menit ke-84. Thailand kemudian menyamakan kedudukan melalui Iklas Sanron tiga menit berselang.
Dalam babak tambahan waktu, Thailand bahkan kembali memimpin melalui Peeradol Chamrasamee pada menit ke-111.
Indonesia kemudian menyamakan kedudukan melalui Elkan Baggott pada menit ke-116. Skor 2-2 bertahan hingga pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.
Indonesia akhirnya menang 4-2. Kiper Emil Audero menjadi salah satu penentu setelah menggagalkan eksekusi penalti Thailand.
Hasil tersebut membuat Indonesia tercatat sebagai juara pertama FIFA ASEAN Cup.
Di sinilah letak perbedaan yang perlu diketahui publik.
Indonesia memang telah menjuarai kompetisi ASEAN pada 2026, tetapi gelar tersebut tidak boleh disebut sebagai gelar ASEAN Championship atau AFF Cup.