
“Saya harap kedepannya kuota peserta bisa bertambah karena program ini sangat membantu menghemat biaya dikala libur kuliah yang singkat, jadi nggak rugi kalau pulang,” harapnya.
Sementara itu, Kaiyisah Nadiya Hafizah mahasiswa Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang asal Desa Perawas, Kecamatan Tanjung Pandan mengungkapkan rasa bahagianya dapat mengikuti Mudik Gratis PT Timah 2025.
“Berterima kasih sekali kepada PT Timah, tadinya tidak terlalu berekspetasi tetapi ternyata melebihi ekspetasi, keseruannya dapat banyak relasi, dikasih makanan dan baju. Sangat membantu bagi mahasiswa seperti kami untuk menghemat biaya mudik,” ujarnya.
Senada, Iren Ajeng mahasiswa Universitas Bangka Belitung asal Desa Buding, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur juga mengatakan program ini sangat membantu di tengah situasi menuju lebaran yang sangat padat pemudik.