
Untuk kebutuhan selfie dan video call, tersedia kamera depan 8 MP. Modul kamera juga dilengkapi LED flash berbentuk bulat kecil. Hal ini membantu saat memotret di kondisi minim cahaya.
Vibe 5G mengandalkan chipset Unisoc T760 berbasis 6 nanometer. Prosesor ini memiliki clockspeed hingga 2,21 GHz dengan GPU Mali-G57 MC4. Hal ini untuk mendukung aktivitas gaming ringan dan multitasking.
Ponsel ini hadir dengan RAM 4 GB serta penyimpanan internal 128 GB. Ruang penyimpanan masih bisa diperluas menggunakan microSD hingga 512 GB. Tersedia juga fitur RAM virtual yang menambah kapasitas memori hingga 4 GB untuk performa lebih stabil.
Kapasitas baterai 5.000 mAh membuat HP HMD ini mampu bertahan seharian penuh untuk penggunaan normal. Dukungan fast charging 18W melalui port USB Type-C mempercepat proses pengisian daya.
HMD Vibe 5G sudah menjalankan sistem operasi Android 15 sejak pertama kali rilis. Pengguna juga akan mendapatkan pembaruan keamanan rutin hingga 2 tahun, memberikan jaminan perlindungan data lebih baik. Selain itu, HMD menghadirkan sensor sidik jari yang terletak di sisi perangkat dan dukungan face unlock. Kedua fitur ini memberikan opsi keamanan praktis sesuai kebutuhan pengguna.
Sebagai ponsel modern, Vibe 5G membawa berbagai fitur penting. Perangkat ini mendukung konektivitas 5G, WiFi, Bluetooth 5.2, dual SIM serta GPS. Untuk audio, tersedia speaker stereo dan colokan audio 3,5 mm bagi pengguna yang masih mengandalkan earphone kabel. HMD juga menawarkan garansi penggantian perangkat selama satu tahun. Meski detail persyaratan garansi belum dijelaskan secara lengkap, hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas produknya.
HMD Vibe 5G pertama kali hadir di India pada September 2025. Smartphone ini dibanderol dengan harga mulai 11.999 rupee atau sekitar Rp 2,2 juta. Dengan harga tersebut, perangkat ini masuk kategori entry-level 5G yang cukup kompetitif.
Harga terjangkau membuat Vibe menjadi alternatif menarik bagi pengguna yang ingin merasakan pengalaman ponsel 5G tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Belum ada informasi resmi terkait ketersediaannya di pasar global, termasuk Indonesia.