
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang (Basarnas Babel), Made Oka mengatakan pihaknya langsung bergegas menyiapkan tim rescue dan menurunkan sejumlah peralatan seperti perahu maret, aqua eye, underwater search device, peralatan selam dan palsar air lengkap.
“Jadi korban dan rekannya tidak menggunakan perahu, soalnya mereka cari ikannya di kedalaman laut yang hanya setinggi pinggang orang dewasa,” ungkapnya.
Lanjut dia, sekitar pukul 15.00 WIB, mayat Sahril ditemukan oleh warga sekitar dan rekan-rekan korban dalam kondisi tersangkut di jaring ikan miliknya sendiri.