
Menurut Mie Go, salah satu faktor pertumbuhan ekonomi di Pangkalpinang -2, 3 persen dari 2023 karena kontribusi dari sektor Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang masih menghadapi tantangan efisiensi dan pengelolaan.
“Efisiensi jangan dianggap sebagai hambatan, justru karena efisiensi inilah kita terdorong untuk lebih kreatif dan memunculkan inovasi-inovasi baru dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan ekonomi tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat agar dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.