
Kasi Humas Polres Bangka, AKP Era Anggraini, atas izin Kapolres Bangka, AKBP Toni Sarjaka mengatakan pengungkapan itu berawal dari viralnya video aksi tersebut ditambah informasi dari masyarakat terkait indentitas kelompok gengster yang terlibat.
“Video tersebut menunjukkan sekelompok remaja membawa senjata tajam di sekitar pantai. Setelah menerima informasi ini, Tim Opsnal segera melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi,” ujar AKP Era, Rabu (18/9/2024).
Ia mengatakan kedelapan remaja yang terlibat, yaitu ZS (16), NR (16), JS (19), APS (18), MAP (17), AN (18), AS (15), dan AD (20) dimana ZS diduga sebagai ketua gengster AKS, ditangkap di rumahnya di Sigambir, Kecamatan Pemali. Sementara itu, MAP, ketua gengster RKO ditangkap di Kelurahan Sri Menanti, Sungailiat.
Dalam interogasi awal, diketahui bahwa kedua kelompok gengster tersebut berencana untuk membantu kelompok gengster lain dalam tawuran melawan gengster dari Pangkalpinang. Namun, pertemuan tersebut gagal terjadi karena masalah komunikasi.