
Zumalia sebut kehadiran pihaknya disini adalah yang pertama untuk berkunjung serta bertemu dengan ibu-ibu warga Lapas Perempuan.
“Harapan kami, mungkin ini jalan tuhan untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi, kami juga membawa bapak Ustadz untuk mengisi tausyiah, agar ilmu kita bertambah. Harapan kami ibu-ibu disini sehat, kuat dan bersabar menghadap cobaan. Belajar lah yang sungguh-sungguh, sesuatu yang diyakini dari hari Insyaa Allah bermanfaat bagi keluarga, bagi masyarakat dan bagi orang banyak,” ungkap Zumalia.
Kepala Lapas Perempuan Kelas III Kota Pangkalpinang, Hani Anggraeni menerangkan lapas perempuan ini berdiri tahun 2017, yang sebelumnya gabung dengan lapas Tuatunu.