
“Di ruang rapat ini semua pasti berpantun. Tapi penegasan di Perda gak ada. Itu PR buat dinas pariwisata dan kebudayaan Bangka Tengah. Terus saya juga minta dengan belanja pegawai yang besar kinerja para pegawai juga harus baik. Jangan tidak sesuai, ” jelasnya.
Edi juga menyoroti banyaknya tamu undangan tidak hadir. Dari direktur Bank, para tokoh serta camat dan kepala OPD yang harusnya hadir untuk mendengarkan arahan dan juga masukan dari anggota dewan.
“Ini juga banyak tamu undangan kosong, camat jarang hadir, termasuk para direktur Bank. Ini harus kita evaluasi bersama, mohon pak buoati juga bisa tegur karena ini penting, ” ucapnya.