
Selama tiga hari pelaksanaan, berbagai kegiatan telah disiapkan, mulai dari wisata religi bersama majelis taklim pada hari pertama hingga puncak acara yang diisi dengan penanaman mangrove, jalan santai, lomba memancing, dan lomba mewarnai bagi anak-anak.
Nur Kholis menjelaskan, dukungan PT Timah difokuskan untuk menyukseskan rangkaian kegiatan puncak, termasuk penanaman mangrove serta kebutuhan penyelenggaraan festival.
Ia menilai Pantai Menuang memiliki daya tarik tersendiri karena memadukan kawasan reklamasi tambang dengan ekosistem pesisir yang terus dikembangkan. Di kawasan tersebut telah ditanam pohon cemara sebagai peneduh, sementara hutan mangrove hasil kolaborasi bersama PT Timah turut memperkuat fungsi ekologis kawasan.
Selain itu, kolong bekas tambang yang kini menyerupai danau alami menjadi panorama khas yang menarik perhatian wisatawan.
“Kalau air sedang pasang, warna airnya terlihat kebiruan sehingga menjadi pemandangan yang indah,” katanya.