Empat Kali Gagal Ganti Kapolri, Mahfud: Kali Kelima Prabowo Tak Kasih Kesempatan Listyo Berkutik

    Caption: Jend. Listyo Sigit Prabowo.

    Namun, Mahfud tidak menyajikan hal tersebut sebagai keputusan resmi yang diumumkan pemerintah. Pernyataan itu merupakan analisis dan informasi politik yang ia ungkap dalam perbincangan tersebut.

    Kali Ini Listyo Dibuat Tak Sempat Bergerak

    Menurut Mahfud, pola pergantian terakhir berbeda.

    Listyo masih menjalankan agenda resmi bersama Presiden Prabowo pada pagi hari sebelum akhirnya kabar pergantian Kapolri muncul.

    Presiden Prabowo kemudian melantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri pada 1 Oktober 2026. Listyo sendiri dipindahkan menjadi Kepala Staf Kepresidenan.

    Bagi Mahfud, timing tersebut bukan kebetulan.

    Ia menilai pemberitahuan yang dilakukan secara mendadak membuat proses pergantian berlangsung cepat dan sulit dihentikan.

    “Yang terakhir ini menurut saya Pak Prabowo mengambil taktik ini harus diberitahu dulu. Makanya pemberitahuannya mendadak tanggal satu,” ujar Mahfud.

    Mahfud kemudian menyoroti peran Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam proses tersebut.

    Menurut Mahfud, surat pergantian sudah berada di tangan Dasco pada malam sebelumnya. Setelah upacara di Lubang Buaya, proses politik di DPR kemudian bergerak cepat hingga pergantian Kapolri dapat segera diproses.

    “Langsung diumumkan, langsung di antara Dasco langsung fit and proper test, langsung disetujui,” kata Mahfud.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook