Empat Hari Tak Sekolah, Kebakaran Serdang Hanguskan Perlengkapan Anak

    Menurut Anshori, anak-anak sempat mengalami ketakutan dan kesedihan setelah peristiwa kebakaran. Karena itu, pemulihan tidak cukup hanya melalui pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga perlu disertai pendampingan psikologis.

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan turut mengupayakan pendampingan psikologis atau trauma healing. PT Timah juga telah memberikan pelayanan serupa bagi para penyintas kebakaran.

    Dukungan tersebut diharapkan membantu anak-anak memulihkan rasa aman dan membangun kembali semangat untuk belajar. Sebab, setelah kehilangan perlengkapan sekolah, mereka juga membutuhkan lingkungan yang mendukung agar dapat kembali menjalani aktivitas pendidikan.

    Penyaluran 210 paket perlengkapan sekolah menjadi salah satu bentuk dukungan bagi anak-anak Serdang untuk melanjutkan pendidikan di tengah masa pemulihan. Bagi mereka, seragam, sepatu, dan alat tulis bukan sekadar barang pengganti, melainkan kebutuhan untuk kembali menapaki rutinitas sekolah setelah bencana.

    Meski demikian, pemulihan keluarga korban masih menjadi pekerjaan bersama. Dukungan berkelanjutan diperlukan agar dampak kebakaran tidak semakin membebani kehidupan anak-anak dan menghambat keberlangsungan pendidikan mereka. (*)

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook