Edi Hilang Saat BAB di Pinggir Muara

    Foto: Tim sedang menyusuri sungai untuk mencari korban.(ist)

    “Saya tinggal karena adik saya belum mau makan. Sekitar sehabis magrib saya liat belum ada juga di pondoknya jadi saya balik lagi ke tempat tadi dan dia masih ada di sana. Saya tawari makan lagi masih belum mau makan. Ya sudah, saya tinggal lagi karena memang ia sering disitu untuk BAB dan biasanya memang lama,” ujar Sulaiman.

    Namun saat ia kembali datang untuk ketiga kalinya sekitar pukul 20.03 WIB, ia mulai cemas karena Edi sudah tidak ada lagi di tempatnya.

    “Saya cari ke sana ke sini, nanya tetangga gak ada yang lihat mulai cemas saya. Padahal adik saya ini gak pernah jauh dari rumah walau dia sedikit keterbelakangan mental. Gak pernah ganggu dan gak pernah jauh mainnya. Dari situ saya yakin ia sepertinya jatuh ke sungai dan ditambah air sedang pasang dan dalam, tambah khawatir saya,” tuturnya.

    Sulaiman mengatakan Edi memang memiliki keterbelakangan mental sehingga sering BAB di pinggir Muara Sinar Laut meskipun di rumahnya memiliki toilet.

    Sementara itu, Yohanes selaku ketua RT mengungkapkan daerah muara tersebut banyak dihuni buaya, meskipun begitu ia yakin hilangnya Edi bukan disebabkan oleh hewan tersebut.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook