DPRD Bangka Gelar Dua Paripurna

    Foto: Penandatanganan nota kesepahaman antara DPRD dan Pemkab Bangka.(intrik)

    “Kami sudah memperhitungkan berbagai parameter makro, terutama yang terkait dengan pencapaian tahun yang lalu dan perkiraan pencapaian kinerja tahun yang akan datang, juga dengan tetap terus mengevaluasi pencapaian visi ‘Bangka Setara’,” tegas Mulkan.

    Selain itu ia juga menyampaikan kebijakan umum anggaran serta prioritas dan plafon anggaran APBD tahun 2023 akan diarahkan pada berbagai upaya dan stimulus pembangunan yang fokus pada perbaikan seluruh indikator pembangunan, dengan tetap memperhatikan RPJMD, RKPD dan prioritas pembangunan nasional.

    “PDRB atas dasar harga berlaku tahun 2023 ditargetkan meningkat menjadi 17,27 triliun rupiah, PDRB harga konstan menjadi 11,33 triliun rupiah, kemudian pertumbuhan ekonomi berada pada level 4,49 persen, PDRB per kapita di angka 52,47 juta rupiah dan indeks pembangunan manusia pada kisaran 73,91. untuk mencapai target – target pembangunan ini, prioritas dan plafon APBD difokuskan pada 5 (lima) prioritas pembangunan yakni (1) pembangunan kesehatan, pendidikan dan perlindungan sosial yang berkeadilan; (2) pembangunan industri, pertanian, umkm dan pariwisata; (3) reformasi birokrasi; (4) konektivitas infrastruktur; (5) bencana disamping berbagai kebijakan diatas, KUA dan PPAS yang kami sampaikan ini juga memuat kebijakan-kebijakan dan prioritas APBD lainnya, yang menjadi kewenangan daerah,” terang Mulkan.(*/ADV)

    Pages: 1 2 3Show All
      Ikuti kami di Facebook