
Sementara itu disinggung tentang peran DKP Babel dalam mendorong Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, Agus menjelaskan bahwa sebagai daerah maritim pemanfaatan daerahnya harus dominan di kelautan.
“Pemerintah Pusat dengan program poros maritim diturunkan di Kementerian sebagai program ekonomi biru dan kebetulan di kita Hijau Biru Babelku. Program seperti percepatan luasan konservasi untuk cadangan ikan, ekosistem dan terumbu karang, dan pembangunan sarana prasarana seperti Pelabuhan, contohnya di TPI Muara Sungai Baturusa yang dibangun oleh Gubernur Erzaldi Rosman dulu adalah bentuk nyatanya,” ungkapnya.
Dengan menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, Agus yakin Indonesia akan menjadi negara yang berdaulat yaitu bangsa yang sejahtera.