
Ia menegaskan, anggaran terbatas sangat mempengaruhi pembinaan pelatihan atlit berprestasi.
“Kalau gak ada dana yah program gak bisa jalan. Jadi kita harus fokus membangun komiten antara stakeholder, pemerintah dan pihak lainnya untuk komitmen ini,” tegasnya.
Harun berharap, semua pemegang kepentingan dapat membantu membangun komitmen.
“Kita berharap ada pihak lain yang bisa membantu anggaran dan komitmen untuk program pembinaan atlet prestasi di Bangka Belitung karena pemerintah buka hanya mengurus olahraga saja,” ungkapnya. (Erwin)