
Sekitar 10 menit kemudian, tepatnya pukul 15.50 WIB, kapal berwarna merah putih yang membawa ketiga pemancing terlihat mendekati dermaga.
Ketiganya berhasil kembali dengan selamat dan langsung disambut Tim SAR Gabungan serta keluarga yang telah menunggu.
Dari penuturan para pemancing, keterlambatan mereka pulang bermula ketika kapal dihantam badai saat berada di lokasi memancing pada malam hari.
Benturan cuaca buruk tersebut menyebabkan kapal mengalami kerusakan hingga mesin mati. Situasi semakin sulit karena seluruh telepon genggam milik mereka kehabisan baterai.
Meski akhirnya berhasil menghidupkan kembali mesin kapal, mereka menghadapi persoalan lain. Kabut tebal menutupi perairan sehingga jarak pandang terbatas.
Tanpa telepon genggam yang selama ini digunakan sebagai petunjuk navigasi, ketiganya memilih tidak memaksakan perjalanan pulang. Mereka menunggu hingga kondisi cuaca dan jarak pandang membaik sebelum kembali menuju daratan.