
Persija tak mampu membalas hingga pertandingan berakhir.
Kekalahan ini membuat persaingan papan atas semakin menarik.
Persija memang masih memimpin klasemen sementara dengan koleksi 18 poin dari delapan pertandingan. Namun, Dewa United kini menempel ketat di posisi kedua dengan 17 poin.
Artinya, keunggulan Persija yang sebelumnya bisa menjadi modal untuk menjauh kini tinggal satu angka.
Kemenangan ini juga menjadi bukti bahwa Dewa United bukan sekadar pengganggu persaingan papan atas. Mereka kini memiliki peluang nyata untuk merebut posisi teratas.
Bagi Persija, kekalahan di Banten menjadi pekerjaan rumah besar bagi Shin Tae-yong.
Sebab, dalam kompetisi yang semakin ketat, kehilangan poin akibat kegagalan menjaga keunggulan dan masalah kedisiplinan bisa menjadi pembeda antara bertahan di puncak atau kehilangan takhta.