
Dukungan terhadap pelestarian budaya juga dilakukan PT Timah di wilayah operasional luar Bangka Belitung, salah satunya di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.
Di daerah tersebut, perusahaan mendukung pelaksanaan Festival Lampu Colok yang rutin digelar masyarakat setiap bulan Ramadan. Tradisi yang menghadirkan ribuan lampu hias ini menjadi salah satu simbol kebersamaan dan identitas budaya masyarakat setempat.
Ketua Himpunan Pemuda Pemudi Mukalimus Desa Sawang, Azyar, mengatakan dukungan PT Timah sangat berarti dalam menjaga keberlangsungan tradisi tersebut.
“Kami sangat berterima kasih karena bantuan ini turut menjaga kelestarian tradisi masyarakat. PT Timah juga kerap mendukung kegiatan ini dari tahun ke tahun,” katanya.
Melalui berbagai dukungan terhadap adat, budaya, dan kesenian lokal, PT Timah menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang aspek ekonomi semata, tetapi juga bagaimana menjaga identitas dan jati diri masyarakat.
Langkah ini menjadi investasi sosial jangka panjang agar tradisi yang telah diwariskan para leluhur tidak hilang ditelan zaman, melainkan terus berkembang dan menjadi kebanggaan generasi masa depan.
Dengan kolaborasi bersama masyarakat, tokoh adat, kelompok seni, dan pemerintah daerah, PT Timah berharap warisan budaya yang ada di wilayah operasionalnya dapat terus lestari, dikenal lebih luas, serta memberikan manfaat bagi kehidupan sosial dan pariwisata daerah. (*)