
“Harapan kami, sinergi ini tidak berhenti sampai di sini. Setelah mesin diperbaiki dan produksi kompos kembali berjalan, kami berharap hasilnya dapat dibeli PT Timah untuk mendukung kegiatan penghijauan perusahaan. Ke depan, kami juga berharap ada dukungan untuk pengembangan inovasi dan kegiatan lainnya,” ungkapnya.
Dorong Sampah Jadi Produk Bernilai Guna
Division Head of Engineering PT Timah Tbk, M. Ihsan, mengatakan pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kebiasaan memilah dan mengolah sampah, menurutnya, perlu dimulai dari lingkungan terkecil.
“PT Timah berkomitmen mendukung berbagai inisiatif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kami berharap dukungan kepada KSM Rumah Kompos Matras dapat membantu mengoptimalkan kembali kegiatan pengolahan sampah organik melalui SI-KOMPOS sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Ihsan.
Ia berharap inisiatif masyarakat seperti SI-KOMPOS terus berkembang, sehingga pengelolaan sampah tidak hanya berdampak terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga menghasilkan nilai tambah dan mendukung kegiatan ekonomi produktif.
Jika produksi kembali berjalan dan cakupan pengumpulan sampah diperluas hingga permukiman warga, SI-KOMPOS berpeluang menjadi salah satu model pengelolaan sampah berbasis masyarakat di kawasan wisata Bangka.
Sumber: PT Timah Tbk