
Pernyataan tersebut menjadi salah satu pesan kuat dari keberhasilan Indonesia di turnamen kali ini. Skuad Garuda dinilai telah memiliki fondasi baru dengan kombinasi pemain yang berbeda dan kualitas yang terus berkembang.
“Kamu tahu, kami memiliki pemain-pemain berkualitas, tapi kami harus terus meningkatkan diri,” lanjut pemain berdarah Aceh tersebut.
Mentalitas pemain juga diuji ketika pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Di tengah tekanan tersebut, pelatih John Herdman memberikan pesan sederhana kepada para pemain. Verdonk mengungkapkan bahwa sang pelatih meminta seluruh pemain untuk percaya kepada kemampuan diri sendiri sekaligus memberikan kepercayaan kepada rekan setim.
“Bahwa kami harus percaya, hanya percaya,” tutur Calvin.
Pesan tersebut akhirnya terbayar. Indonesia mampu melewati drama adu penalti dan mengakhiri penantian dengan trofi FIFA ASEAN Cup 2026.